Acep Usman, SPt, Wisudawan Berprestasi Fapet IPB; Aktivis yang Prestatif dan Cum Laude

Wisudawan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara yang dilahirkan di Sukabumi pada 22 Januari 1990 dari pasangan orang tua Badrudin, SPdSD dan Neneng Nurhayati. Wisudawan menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMAN 1 Sukaraja, Sukabumi (2007) kemudian masuk ke IPB melalui jalur SNMPTN (2008) di Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan.
 
Sejumlah organisasi kemahasiswaan yang wisudawan aktif ikuti sewaktu kuliah adalah International Association of Students in Agricultural and Related Sciences (2008-2010), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Peternakan (2009-2011), Himpunan Mahasiswa Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan sebagai badan pengawas (2010), dan Majalah Peduli Pangan dan Gizi Emulsi sebagai pimpinan umum (2011). Wisudawan telah berperan banyak dalam pendirian South East Asia Animal Science Student Networking (2012). Aktivitas luar kampus wisudawan di antaranya sebagai anggota dari Seize Your Future Community Bogor (Seizer).

Sejumlah prestasi wisudawan yang telah ditorehkan di antaranya sebagai inovator penelitian paling prospektif  yang tertuang dalam buku “105 Inovasi Indonesia” dari Kementrian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan Lembaga Business Innovation Center (BIC) (2013) ; mahasiswa berprestasi ke-2 tingkat IPB (2012); juara ke-2 Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) XXV Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2012) dalam bidang PKMP; finalis Pimnas XXIV Universitas Hasanuddin, Makassar (2011); publikasi karya ilmiah pada prosiding 2nd International Seminar on Animal Industry2012 dan 19th Tri University International Joint Seminar and Symposium; dan peserta internship program of SEAASS-Net 2013 di UiTM Perlis, Malaysia. Wisudawan juga pernah menjadi asisten praktikum selama tiga semester pada mata kuliah Dasar Teknologi Hasil Ternak dan Teknik Pengolahan Susu.

Wisudawan yang memperoleh predikat cum laude dengan IPK 3,67 ini sedang mengabdi dan bekerja dalam proyek pembangunan padang pengembalaan (ranch) dan pengembangan sapi Bali di Distrik Bomberay, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, yang telah dimulai sejak Oktober 2013 sampai sekarang. Passion berorganisasi dan motto hidup “improvement everyday through learning by doing” mengantarkan wisudawan ini untuk terus semangat menerapkan dan mengembangkan kompetensi bidang peternakan yang dimilikinya di bumi cendrawasih itu.