Inovasi Hijauan Pakan Berkualitas untuk Turunkan Kematian Cempe Domba Sakub, IPB Laksanakan Dospulkam di Wanareja Brebes

IPB University kembali melaksanakan Program Dosen Pulang Kampung (Dospulkam) tahun 2025 dengan mengangkat tema “Inovasi Hijauan Pakan Berkualitas Tinggi untuk Menurunkan Prevalensi Kematian Cempe Domba Sakub di Jejaring Komunitas Pecinta Rumpun Sakub (JAKA-TARUB)”. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 Juli 2025, berlokasi di Lapangan Balai Desa Wanareja, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kegiatan yang dihadiri oleh lebih dari 50 peserta ini dipimpin oleh Dr. Iwan Prihantoro selaku Ketua Dospulkam wilayah Brebes. Dalam paparannya, Dr. Iwan menekankan pentingnya inovasi pada hijauan pakan ternak, termasuk penerapan teknologi mikoriza, sebagai solusi untuk meningkatkan kualitas dan produksi pakan alami bagi ternak domba, khususnya domba Sakub. Peningkatan kualitas pakan ini diharapkan dapat secara signifikan menurunkan angka kematian cempe, yang selama ini menjadi tantangan dalam budidaya domba Sakub di wilayah tersebut.

Turut hadir dan memberikan kontribusi dalam kegiatan ini adalah Dr. Baihaqi, yang membahas pentingnya konservasi sumber daya genetik (SDG) domba Sakub sebagai rumpun lokal yang telah diakui secara nasional. Dr. Sigid Prabowo turut melaksanakan pengumpulan data populasi domba Sakub dari enam kelompok ternak yang tergabung dalam kegiatan ini. Selain itu, Edit, M.Sc. dan mahasiswa IPB atas nama Pandu turut mendokumentasikan data morfometrik domba Sakub untuk menunjang upaya pemetaan fenotip dan potensi genetik.

Kegiatan ini juga melibatkan pemangku kepentingan lokal dan nasional, di antaranya Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kabupaten Brebes serta peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Yudi Adinata. Kehadiran mereka menandakan dukungan dan kolaborasi aktif lintas lembaga dalam mendorong pengembangan dan pelestarian domba Sakub di Kabupaten Brebes.

Sebagaimana diketahui, domba Sakub merupakan plasma nutfah asli Brebes yang berasal dari wilayah Pandansari dan Wanareja. Domba ini telah ditetapkan sebagai rumpun lokal oleh Kementerian Pertanian sejak tahun 2022. Selain memiliki karakteristik morfologis khas dan pertumbuhan yang cepat, domba Sakub juga dikenal dengan kualitas daging yang empuk dan minim bau prengus, menjadikannya komoditas yang potensial dikembangkan dalam sistem peternakan terpadu dan usaha kuliner lokal.

Melalui kegiatan Dospulkam ini, IPB University menunjukkan komitmennya dalam mendorong hilirisasi inovasi berbasis riset ke masyarakat, khususnya dalam sektor peternakan rakyat. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat posisi domba Sakub sebagai aset genetik nasional, namun juga meningkatkan kapasitas peternak dan komunitas lokal dalam menjaga keberlanjutan produksi dan kesejahteraan hewan.

Untuk informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Email: departemen_iptp@apps.ipb.ac.id
Website: https://iptp-fapet.ipb.ac.id/